Gren Plumbing – Tahukah Anda bahwa saluran air di rumah sebenarnya tidak semuanya sama? Yap, faktanya setiap saluran, mulai dari saluran WC, saluran kamar mandi, hingga saluran wastafel memiliki fungsi, struktur pipa, dan risiko kemampetan yang berbeda-beda. Memahami perbedaan masing-masing saluran ini penting looh agar Anda bisa mencegah masalah lebih awal, memilih penanganan yang tepat, dan tahu kapan harus memanggil jasa saluran mampet profesional.
Nah, lewat artikel ini, kita akan bahas secara lengkap tentang jenis saluran-saluran rumah dan apa aja sih hal-hal yang membuat masing-masing bisa mampet.
Jenis-jenis Saluran Rumah dan Fungsinya
Pada umumnya nih, setiap rumah itu memiliki 3 jenis saluran utama, yaitu:
1. Saluran WC (Toilet Drain)
- Khusus untuk mengalirkan limbah organik dan kotoran manusia.
- Terhubung ke septic tank atau instalasi pembuangan.
- Menggunakan pipa berdiameter besar, misal 3-4 inch agar kotoran tidak mudah tersangkut.
2. Saluran Kamar Mandi (Shower/Floor Drain)
- Mengalirkan busa, air sabun, atau rambut yang rontok.
- Berdeba dengan WC, biasanya floor drain kamar mandi menggunakan pipa berdiameter 1,5-2 inch.
- Saluran dilengkapi saringan floor drain untuk menangkap kotoran ringan.
3. Saluran Wastafel/Sink
- Kalau di kamar mandi berfungsi untuk mengalirkan air bekas cuci tangan, cuci muka, atau sikat gigi
- Nah, kalau di dapur berfungsi untuk mengalirkan bekas cuci piring yang berupa sisa makanan, minyak, dan juga lemak.
- Diameter pipanya pun tidak sebesar WC, yaitu sebesar 1,25-1,5 inch saja. Makanya lebih rawan untuk tersumbat.
Kenapa Masing-masing Saluran Bisa Mampet?
Ada beberapa hal penyebab, terutama karena jenis limbah yang masuk itu berdeba. Begini penjelasannya:
A. Penyebab Saluran WC Mampet
Setidaknya ada 4 hal yang menjadi penyebab saluran WC sering mampet:
1. Tisu Toilet yang Menumpuk
Perlu Anda ketahui, bahwa tidak semua tisu mudah hancur di air. Tisu tebal akan menggumpal dan menyumbat pipa atau jalur ke septic tank. Itulah yang terjadi bila tisu dimasukkan ke dalam toilet.
2. Pembalut, Popok, atau Benda Asing yang Masuk
Tanpa disadari, untuk orang-orang yang kurang peduli, hal ini justru termasuk penyebab paling umum. Ukurannya yang besar sudah jelas tidak bisa hancur.
3. Septic Tank Penuh
Jika septic tank sudah penuh, aliran WC jadi terhambat dan air akan balik ke atas.
4. Pipa WC Bergelombang atau Instalasinya Tidak Benar
Instalasi pipa yang tidak benar, akan membuat limbah tersangkut di satu titik.
B. Penyebab Saluran Kamar Mandi Mampet

Berikut beberapa hal yang bisa menyebabkan saluran kamar mandi menjadi mampet:
1. Rambut yang Menggumpal
Pasti ini relate banget yaa untuk Anda semua. Karena ini adalah penyebab nomor 1 pada saluran kamar mandi mampet. Rambut yang rontok seringkali membentuk gulungan (apalagi kalau sudah bercampur dengan air sabun ya) dan itu akan menutup saluran pipa.
2. Air Sabun & Shampoo yang Mengeras
Sisa-sisa sabun & shampoo yang kita pakai saat mandi, akan menjadi kerak dan menempel pada pipa pembuangan.
3. Kotoran Lantai (Pasir, Lumut, Tanah)
Tanpa floor drain yang bagus, kotoran-kotoran berat akan turun ke dalam pipa dan membuat penyumbatan.
4. Kemiringan Pipa tidak Ideal
Masalah ini seperti pada WC, jika instalasi pipa tidak diperhatikan secara benar, kemiringan yang tidak ideal bisa terjadi. Hal itu dapat menyebabkan air tidak mengalir secara sempurna dan menyebabkan penumpukan sedimen.
C. Penyebab Saluran Wastafel/Kitchen Sink Mampet

Beberapa hal ini adalah sumber penyebab saluran wastafel menjadi mampet, diantaranya:
1. Lemak dan Minyak
Penyebab ini yang paling sering terjadi pada wastafel dapur Anda. Lemak dan minyak yang dingin akan mengeras dan menutup jalur pipa pembuangan
2. Sisa Makanan
Serpihan sisa makanan yang kecil pun bisa menumpuk dan membuat pipa menjadi tersumbat.
3. P-Trap Penuh Kerak
P-Trap atau pipa yang berbentuk U, sering menjadi tempat akumulasi kotoran sisa cuci piring.
Cara Mencegah Saluran WC, Kamar Mandi, & Wastafel Agar tidak Mampet
Setiap masalah pasti ada solusi pencegahannya. Nah, tim Gren Plumbing punya nih cara-cara untuk mencegah saluran-saluran pembuangan menjadi mampet, beberapa diantaranya:
A. Cara Mencegah Saluran WC Mampet

- Jangan membuang tisu, pembalut, plasti, atau bahkan popok ke dalam WC Anda.
- Gunakanlah air yang cukup saat flush.
- Cek septic tank secara berkala, idealnya itu 2-3 tahun sekali.
B. Cara Mencegah Saluran Kamar Mandi Mampet
- Gunakan saringan rambut pada floor drain. Jadi, ketika rambut sudah menumpuk, bisa Anda bersihkan dan mencegah terjadinya mampet pada pipa pembuangan.
- Bersihkan lantai kamar mandi Anda secara rutin, karena lumut atau kotoran pada lantai berpotensi menyumbat pipa pembuangan kamar mandi.
C. Cara Mencegah Saluran Wastafel Mampet
- Hal yang penting adalah pasang saringan pada wastafel Anda.
- Jangan buang minyak goreng bekas ke wastafel Anda.
Solusi Jika Semua Saluran Sudah Terlanjur Mampet
Ada beberapa solusi jika saluran sudah terlanjur mampet. Jika mampetnya masih ringan, Anda bisa mencoba beberapa hal ini:
-
Menggunakan Air Panas
Air panas berfungsi untuk meluruhkan lemak dan sabun yang ada pada pipa pembuangan Anda.
-
Membuat Campuran Soda Kue + Cuka
Reaksi karbonasi yang terjadi dari campuran keduanya, dapat membantu meluruhkan kerak.
-
Membersihkan Saringan dan P-Trap
Khusus untuk wastafel, Anda harus secara rutin membersihkannya, karena hal ini yang sering menjadi biang masalahnya.
Kemudian, jika kondisi air sudah balik meluap, muncul bau tidak sedap, dan mampet secara berulang, Anda sebaiknya panggil jasa saluran mampet profesional.
Salah satu jasa saluran mampet profesional yang sudah banyak dipercaya oleh pemilik rumah tinggal, cafe dan restoran, serta industri, Gren Plumbing dapat membantu menangani masalah-masalah tersebut.
Selain itu, jika Anda mengalami masalah floor drain meluap, bak kontrol mampet, atau pembuangan limbah rumah tidak lancar, tim Gren Plumbing Nusantara siap membantu dengan inspeksi, perawatan, dan perbaikan profesional di wilayah Jabodetabek.
Hubungi kami melalui:
📱 WhatsApp: 0823-8000-0056 / 0821-2581-1267
🌐 Website: www.grenplumbing.com
📍 Area layanan: Jabodetabek



